Ringkasan: pabrik mebel kantor di China umumnya memakai skema T/T 30/70 — deposit 30% saat PO dikonfirmasi, pelunasan 70% setelah inspeksi dan sebelum kontainer dimuat. Untuk order pertama, cara paling aman adalah transfer ke rekening perusahaan yang namanya sama dengan proforma invoice, meminta laporan inspeksi sebelum pelunasan, dan memastikan kode HS serta Form E tertulis sejak awal. L/C at sight masuk akal untuk nilai pesanan besar atau supplier yang belum dikenal; untuk repeat order, T/T lebih murah dan lebih cepat. Artikel ini memuat tabel perbandingan metode, jadwal pembayaran dari PO sampai kontainer tiba, dan tanda bahaya dalam instruksi transfer.
Lima metode pembayaran yang dipakai impor mebel kantor
Dalam praktik impor dari Foshan, hampir semua transaksi jatuh ke salah satu dari lima pola berikut. Yang membedakan bukan hanya persentase deposit, tetapi siapa yang menanggung risiko selama barang belum dimuat.
| Metode | Cara kerja | Biaya tambahan | Risiko pembeli | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| T/T 30/70 | Deposit 30% saat PO, pelunasan 70% setelah inspeksi dan sebelum ETD | Biaya transfer bank, biasanya puluhan dolar per transaksi | Dana keluar sebelum barang dimuat; ditekan dengan inspeksi dan kontrak | Order standar, kontainer campuran, repeat order |
| T/T 20/80 | Deposit 20% untuk mitra yang sudah beberapa kali order | Sama seperti T/T | Sama, tetapi eksposur lebih kecil | Repeat order dengan riwayat pembayaran lancar |
| T/T 50/50 | Deposit 50%, pelunasan 50% sebelum pengiriman | Sama seperti T/T | Beban arus kas paling berat di awal | Item custom penuh (ukuran, warna, logo) yang tidak bisa dijual ke pembeli lain |
| L/C at sight | Bank membayar setelah dokumen sesuai syarat L/C | Biaya pembukaan, amendemen, dan bank koresponden | Biaya tinggi dan dokumen harus sempurna; ada perlindungan bila supplier gagal kirim | Nilai pesanan besar atau supplier baru |
| Trade Assurance / escrow | Dana ditahan platform sampai barang dikirim | Biaya platform; plafon nilai terbatas | Perlindungan terbatas pada nilai dan jenis sengketa | Order kecil, sampel, uji coba pertama |
Skema 20/80 dan 50/50 bukan standar yang bisa diminta di order pertama. Keduanya hasil negosiasi berdasarkan riwayat transaksi dan nilai pesanan.
Mengapa pabrik meminta deposit 30%
Deposit 30% bukan margin pabrik. Uang itu dipakai untuk membeli panel, HPL, hardware, dan kain sebelum produksi dimulai; untuk memesan slot di lini panel dan finishing; dan untuk menutup risiko barang custom yang tidak bisa dijual ke pembeli lain bila pesanan batal di tengah jalan.
Karena itu, permintaan deposit bukan tanda bahaya. Yang perlu diperiksa adalah ke mana uang dikirim: nama penerima harus sama dengan nama perusahaan pada proforma invoice, bukan nama pribadi, dan rekening berada di negara pabrik.
Bagi pembeli, deposit juga bukan jaminan kualitas. Jaminan kualitas datang dari tiga hal: spesifikasi tertulis di PI (material, ketebalan panel, finishing, dimensi), inspeksi pra-pengapalan dengan foto per item, dan garansi tertulis setelah barang tiba.
Jadwal pembayaran dari PO sampai kontainer tiba
Tabel berikut adalah urutan yang kami pakai untuk pesanan kontainer standar. Semua waktu dihitung dari deposit diterima dan warna dikonfirmasi.
| Tahap | Perkiraan waktu | Dokumen | Pembayaran |
|---|---|---|---|
| Konfirmasi PO, warna, layout | H+0–3 | Proforma invoice, gambar kerja, spesifikasi | Deposit 30% |
| Produksi panel, finishing, perakitan | H+4–30 | Laporan progres dan foto produksi | — |
| Inspeksi pra-pengapalan | H+30–35 | Laporan inspeksi, foto dan video per item | — |
| Pelunasan dan booking kapal | H+33–37 | Draf B/L, packing list, invoice final | Pelunasan 70% |
| Pengapalan | ETD | B/L, Form E, commercial invoice, packing list | — |
| Tiba di Jakarta atau Surabaya | 7–14 hari setelah ETD | PIB, SPPB | Bea masuk, PPN, PPh 22 |
Lead time produksi 25–35 hari ditambah waktu laut 7–14 hari membuat siklus dari PO sampai barang di gudang sekitar 5–7 minggu. Rincian per tahap ada di panduan lead time produksi mebel kantor, dan komponen biaya setelah barang tiba ada di panduan landed cost impor mebel kantor.
Dokumen yang harus dicek sebelum transfer pelunasan
Pelunasan 70% adalah titik di mana uang pembeli paling banyak keluar. Sebelum transfer, minta dan periksa enam dokumen ini:
- Invoice final dengan jumlah unit, ukuran, warna, dan kode HS per item — bukan hanya total nilai.
- Draf B/L: nama shipper harus nama pabrik, consignee harus perusahaan Anda, dan jumlah koli cocok dengan packing list.
- Packing list per item dan per karton, supaya bisa dicocokkan saat bongkar.
- Laporan inspeksi dengan foto dan video, termasuk uji buka-tutup laci, kekuatan top, dan kelengkapan hardware.
- Form E ACFTA: diterbitkan setelah pengapalan, jadi pastikan pabrik berkomitmen mengirimkannya dan kode HS-nya sama dengan yang ada di invoice. Alurnya ada di panduan Form E ACFTA untuk impor mebel.
- Polis asuransi bila syarat pengiriman CIF; pastikan nilai pertanggungan minimal sama dengan nilai invoice.
Kalau salah satu dokumen belum ada, jangan menahan pelunasan tanpa komunikasi — tetapi juga jangan transfer hanya karena kapal sudah dijadwalkan. Jadwal kapal bisa digeser; dokumen yang salah jauh lebih mahal.
L/C atau T/T: kapan masing-masing masuk akal
L/C memberi pembeli bank sebagai perantara: bank membayar pabrik hanya jika dokumen sesuai syarat L/C. Perlindungannya nyata, tetapi biayanya juga nyata — pembukaan L/C umumnya 0,1–0,5% dari nilai per bulan (indikatif, tergantung bank), ditambah biaya amendemen setiap kali ada perubahan, dan biaya bank koresponden di sisi pabrik.
Untuk order pertama di bawah USD 20.000, biaya L/C sering tidak sepadan dengan nilainya. Untuk pesanan puluhan ribu dolar ke atas, atau supplier yang belum pernah dipakai, L/C at sight atau kombinasi 30% T/T + 70% L/C adalah kompromi yang wajar. Untuk repeat order dengan supplier yang sudah terbukti, T/T 30/70 hampir selalu lebih murah dan lebih cepat.
Tanda bahaya dalam instruksi pembayaran
- Permintaan 100% DP di order pertama, terutama tanpa kontrak dan tanpa inspeksi.
- Rekening pribadi atau rekening di negara ketiga, sementara pabrik berada di China. Nama penerima harus sama dengan nama perusahaan pada PI.
- Harga 30–40% di bawah penawaran lain untuk spesifikasi yang sama — biasanya ketebalan panel atau hardware yang dikurangi.
- Tidak mau video call dari lantai produksi, atau menolak menunjukkan mesin dan stok bahan.
- Kode HS tidak mau ditulis di invoice, atau Form E dijanjikan “nanti” tanpa nomor dan tanggal.
- Biaya booking atau biaya survei diminta ke rekening pribadi sebelum ada PI resmi.
Keenam tanda ini tidak otomatis berarti penipuan, tetapi masing-masing layak dijadikan alasan untuk memperlambat transfer dan meminta bukti tambahan.
Cara menegosiasikan termin pembayaran
Termin pembayaran adalah bagian dari harga yang bisa dinegosiasikan, sama seperti harga satuan. Urutan yang paling efektif:
- Mulai dari 30/70 dan minta skema ini ditulis di PI, termasuk pelunasan dihitung dari apa: inspeksi selesai atau ETD.
- Kumpulkan riwayat: setelah dua sampai tiga kontainer lunas tepat waktu, minta deposit turun ke 20% atau pelunasan bergeser ke “setelah draf B/L”.
- Gabungkan pesanan sampai satu 40HQ penuh — volume lebih besar memberi ruang negosiasi lebih lebar daripada memecah order.
- Minta komitmen jadwal tertulis: klausul keterlambatan dan kompensasi lebih berharga daripada potongan 1–2%.
Nilai satu kontainer 40HQ mebel kantor umumnya berada di rentang USD 11.400–30.500 FOB, jadi persentase deposit berpengaruh langsung ke modal kerja. Simulasi per jenis produk ada di panduan harga meja kantor per kontainer 40HQ, dan cara membandingkan penawaran antar pabrik ada di panduan membandingkan penawaran supplier. Untuk isi kontainer campuran, lihat juga panduan MOQ mebel kantor dan asuransi pengiriman.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa DP standar untuk impor mebel kantor dari China?
Umumnya 30% dari nilai invoice, dengan pelunasan 70% sebelum pengiriman setelah inspeksi. Untuk repeat order, deposit 20% bisa dinegosiasikan.
Apakah bisa bayar setelah barang tiba?
Jarang untuk order pertama. Sebagian pabrik menerima pelunasan setelah draf B/L untuk mitra lama, dan L/C at sight untuk nilai besar. Termin 30 hari setelah barang tiba umumnya hanya untuk distributor dengan perjanjian tertulis.
Apakah pabrik mebel China menerima L/C?
Bisa dinegosiasikan, terutama untuk nilai pesanan besar. Biaya pembukaan dan amendemen ditanggung pembeli, dan dokumen harus sesuai kata per kata dengan syarat L/C.
Apa yang harus dilakukan jika barang rusak saat tiba?
Catat di berita acara bongkar, foto dan video per koli, klaim ke asuransi pengiriman bila syaratnya CIF, lalu ajukan klaim ke pabrik dengan nomor invoice. Kerusakan akibat produksi masuk garansi struktural 5 tahun; kerusakan akibat pengiriman masuk klaim asuransi.
Fakta perusahaan yang dapat diverifikasi
- Badan hukum: Foshan BG Office Furniture Co., Ltd. — 佛山市毕戈家具有限公司 (USCC 91440606MA4UKCYD6A)
- Berdiri: 2015 — pabrik 10.000 m² bersertifikat ISO 9001 di Lecong, Shunde, Foshan, Guangdong, China
- Pengalaman ekspor: 50+ negara, termasuk importir, dealer, dan kontraktor proyek di Indonesia
- Layanan: OEM/ODM, kontainer campuran, Form E ACFTA, termin T/T 30/70, lead time 25–35 hari, garansi struktural 5 tahun
Untuk meminta proforma invoice dengan kode HS, spesifikasi, dan termin pembayaran tertulis, kirim daftar kebutuhan dan kota tujuan melalui formulir kontak, email sales001@fsbige.com, atau telepon/WeChat +86-18928562556. Katalog meja, workstation, dan lemari arsip ada di halaman produk.